2. Pohon itu..
Satu Minggu kemudian.. (jengjeng)
Di ruang makan, Ayah, Ibu, Sceny, dan Carlotte sudah berkumpul. Tiba-tiba Carlette ikut berkumpul.
Conversation =>
Carlette: *duduk di ruang makan*
Ayah si Kembar: *menatap Carlette* Kenapa mukamu memar?! Pasti berantem lagi?!
Carlette: *menunduk*
Ayah si Kembar: Habis makan, temui ayah di kamar!
Mereka melanjutkan makan paginya.
Beberapa menit kemudian ayah si kembar selesai makan, lalu memberi kode kepada carlette untuk mengikuti ke kamar.
Conversation =>
Ayah si kembar: Duduk kamu!
Carlette: *Ngangguk*
Ayah si kembar: Kenapa muka kamu memar?!
Carlette: Aku di jegat di gang, pah.
Ayah si kembar: Alasan kamu doang itu. *Ngambil buku* Ayah mau kamu baca buku ini sampai habis dalam waktu semalam. Dan setelah itu kamu harus menceritakannya kembali pada papah
Carlette: *Mengangguk**Mengambil bukunya**Keluar*.
Carlette memang sudah di cap keluarganya sebagai anak bodoh. Membaca pun Ia masih kurang lancar.
Malam harinya Ia mencoba membaca buku pemberian Ayahnya. Belum 10menit Carlette sudah muntah-muntah. Kepalanya berdenyut kencang.
Ya, Carlette memang berbeda dengan yang lainnya. Saat itu Ia merasa aneh, tidak bisa malihat huruf-huruf yang banyak. Lalu Ia memeriksakan ke dokter. Ternyata Carlette terkena penyakit disleksia. Kebodohannya bukanlah kemauannya tetapi karena penyakitnya itu.
Keesokan harinya, Sceny mengajak si Kembar ke sebuah pohon, dimana dibawahnya terdapat permintaan mereka
Conversation =>
Sceny: *masuk ke kamar Carlotte*
Carlotte: Eh Scenyyy. Ada apa?
Sceny: Kamu hari ini ada acara ga?
Carlotte: Hmmm, kayaknya gaada. Kenapa? Mau ngajakin aku jalan yaaaaa?
Sceny: Ishhh, Iya. Sama Carlette juga.
Carlotte: Ck. Mau kamana?
Sceny: Mau ke pohon yang di taman ituuu. Inget ga? yang ada permintaan kita
Carlotte: Oh iyaiya. Ingeeet..
Sceny: Oke deh. Aku ke Carlette dulu yaa
Carlotte: ck
Sceny pun berjalan ke kamar Carlette. Sampai di depan kamar Carlette.
Conversation =>
Sceny: Kayaknya Carlette masih tidur :( *membuka pintu kamar Carlette*
Carlette: Hiiiiih apaansih ga ketok-ketok dulu!
Sceny: Hihihi ^D^
Carlette: Heeeerrrrgggghh
Sceny: Hehe maaf ya cuma mau ngajak jalan
Carlette: Ha? Kemana?
Sceny: Ke pohon yang waktu itu. Inget?
Carlette: Inget.
Sceny: Kalo inget, ikut ya ikuuut.. pliiis pliiis.
Carlette: iya iya *pergi*
Sceny: *terdiam di kamar Carlette* Yeeeaaaaay!
Sceny dan si kembar sudah siap dan bergegas pergi. Saat di jalan Sceny berusaha berjalan didekat Carlette. Tap Carlette berjalan dengan cepat. Carlotte heran melihat Sceny dan berkata "Scen.. Jalan dekat aku aja sini..". Sceny pun menuruti kata2 Carlotte.
Sampai di bawah pohon itu, Sceny meminta Carlotte menggali tanah dibawah pohon itu. Saat selesai digaliSceny mengambil kaleng yang berisi pemintaan mereka. Sceny menyuruh Carlotte membacakannya
Permintaan =>
Carlotte membacakan: -Aku ingin menjadi penyanyi-
Sceny membacakan: -aku ingin Carlette dan Carlotte damai terus-
Carlette membacakan: "Aaaah ga penting, ngapain sih dibacain"
Permintaan Carlette: -Aku ingin ke Bufan sama Ayah dan Bunka- (aku ingin ke Dufan sama Ayah dan Bunda)
~~~
Bab 2 selesaaaaai.
Lanjutannya abis ini yaw, capeeeek.
xo,
Alsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar